blanja-tcash
telkomsel halo
finnet KTM

Wah, Tender tambahan frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz hanya untuk seluler

13:28:41 | 11 Jan 2017
Wah, Tender tambahan frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz hanya untuk seluler
Teknisi operator seluler di salah satu BTS(dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan lelang tambahan frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz hanya diperuntukkan bagi pemain seluler eksisting.

“Kita memang akan buka tambahan frekuensi untuk bantu operator yang bermasalah dengan kapasitas di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Semarang. Saya hanya akan alokasikan frekuensi bagi mereka yang membutuhkan yakni pemain seluler eksisting,” tegas Menkominfo Rudiantara usai menghadiri HUT ke-7 Bukalapak, kemarin.

Diungkapkannya, di frekuensi 2,1 GHz akan disediakan tambahan dua blok (2 x 5 MHz), sedangkan di 2,1 GHz tersedia 1 x 15 MHz. “Frekuensi bekas Smartfren di 1.900 MHz tak dilelang,” jelasnya. (Baca: Tender frekuensi)

Dikatakannya, lelang akan dilakukan tak lama lagi dimana sekarang sedang disiapkan aturannya. “Ini juga sembari menunggu konsolidasi dari pemain Broadband Wireless Access (BWA) di 2,3 GHz,” ulasnya. (Baca: Frekuensi smartfren)

Asal tahu saja, untuk tender 3G sendiri telah sering mengalami penundaan. Pemerintah tadinya berencana melelang dua blok frekuensi (blok 11 dan 12) di 2,1 GHz  pada akhir 2015. Rencana ini tertunda karena belum selesainya tata ulang di frekuensi 850 MHz dan bersihnya frekuensi 1.900 MHz dari Smart Telecom. (Baca: Frekuensi BWA)  

Smart Telecom (afiliasi dari Smartfren) telah mematikan layanan  CDMA di frekuensi 1.900 MHz pada 14 Desember 2016.

Hal yang menarik adalah di 2,3 GHz, dimana ada beberapa pemain yang aktif menggelar layanan BWA yakni Berca dengan merek dagang Hinet dan First Media yang berkolaborasi dengan Internux dengan merek dagang Bolt!

Frekuensi 2,3 GHz jika merujuk kepada lelang pada 2009 diperuntukan untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA). Di frekuensi ini terdapat lebar frekuensi sekitar  90 MHz dari 2.300 MHz ke 2.390 MHz yang lisensinya di bagi per zona. Lisensi 2,3 GHz dibagi 15 zona. Masing-masing zona terdapat dua pemegang lisensi.

Para pemain BWA di 2,3 GHz terdapat sembilan perusahaan yang memiliki lisensi, namun  hanya  tiga yang mengkomersialkan layanan yakni  PT Internux,  First Media, dan Berca Hardaya Perkasa.

Pemenang tender 2009 yang mengembalikan izin prinsipnya adalah Telkom (zona 6,7,9,12), Konsorsium Comtronics (zona 5,6,7), dan Konsorsium Wireless Telecommunication Union (WTU) di zona 9,10,dan 15. (Baca: Kasus Corbec)

Selain pemain BWA, Smart Telecom juga memiliki lebar 30 MHz dengan lisensi nasional di frekuensi ini untuk menggelar 4G.(id)

Artikel Terkait
loading...
Rekomendasi
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
indihome