blanja.com
telkomsel halo

Telkomsel cari Filmmaker berbakat di Banten

10:11:25 | 05 Sep 2017
Telkomsel cari Filmmaker berbakat di Banten
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko)  – Telkomsel kembali menantang filmmaker Indonesia untuk memproduksi video pendek berkualitas internasional pada kompetisi ‘The 5-Min Video Challenge’.

Dua pemenang video terbaik dari kompetisi domestik akan dikirim sebagai perwakilan Indonesia ke Singapura untuk diadu dengan para pemenang dari negara lainnya dalam kompetisi regional. Untuk mendorong kreatifitas filmmaker lokal, Telkomsel juga menggelar rangkaian workshop, seperti salah satunya dilaksanakan di kota Kampus Universitas Multimedia Nasional Serpong Banten, dengan menghadirkan guest speaker sutradara ternama Dimas Djayadiningrat dan penulis naskah Jenny Jusuf.

‘The 5-Min Video Challenge’ adalah sebuah kompetisi video regional yang mulai diadakan pada tahun 2016 dan merupakan hasil kolaborasi dari operator seluler yang tergabung dalam Singtel Group, yakni Singtel (Singapura), Optus (Australia), AIS (Thailand), Airtel (India dan Afrika), Globe (Filipina), dan Telkomsel (Indonesia).

Kompetisi ini terbuka untuk seluruh filmmaker baik mereka yang sudah berpengalaman di industri film, maupun para pemula sampai orang awam yang merasa tertantang untuk menciptakan konten berkualitas yang dapat menggugah perhatian masyarakat luas.

Dengan mengangkat tema ‘Connecting Lives’, kompetisi ini menantang kreativitas dan pemikiran partisipan untuk menginterpretasikan hubungan antara cara kita melihat dunia dan bertindak sehari-hari dengan berbagai kejadian yang mengantarkan kita pada hal-hal penting dalam hidup. Video berdurasi 5 menit tersebut juga bisa menjawab berbagai pertanyaan mengenai hal-hal yang dapat memisahkan maupun menghubungkan kita pada sesama.

"The 5-Min Video Challenge memberikan kesempatan untuk filmmaker Indonesia membuktikan kemampuannya hingga tingkat internasional. Wilayah Tangerang dan sekitarnya menjadi salah satu sasaran utama kami guna mendorong minat partisipasi, melihat semakin berkembangnya institusi pendidikan resmi yang menawarkan studi tentang perfilman ataupun teknik multimedia yang hadir di wilayah provinsi Banten, sepert salah satunya di Kampus Universitas Multimedia Nasional ini,” kata General Manager Sales Regional Western Jabotabek Telkomsel Hasan Kurdi dalam keterangannya, (5/9).

Pada kompetisi domestik, para juri akan memilih 10 kandidat video terbaik. Dari 10 kandidat tersebut, akan dipilih kembali 5 video favorit berdasarkan voting terbanyak yang masing-masing berhak mendapatkan Rp.  50 juta, serta 2 video terbaik pilihan dewan juri yang masing-masing berhak mendapatkan uang tunai Rp. 150 juta dan Rp. 75 juta. Kedua tim finalis itupun akan mewakili Indonesia untuk berhadapan dengan pemenang-pemenang dari negara lain di final kompetisi regional di Singapura.

Seluruh tim finalis yang berasal dari Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, Australia, Gabon, dan Ghana akan berkompetisi di babak final yang diadakan di Singapura pada tanggal 22 November 2017.  Pada tahap ini akan diumumkan 2 video favorit regional dengan voting terbanyak, serta pemenang utama berdasarkan penilaian panel juri. Pemenang utama kompetisi regional tersebut akan mendapatkan US$ 30 ribu dan pemenang kedua akan mendapatkan USD 15 ribu. Sedangkan 2 video favorit regional dengan voting terbanyak akan mendapatkan USD 3 ribu dan US$ 2 ribu.

Workshop The 5-Min Video Challenge sendiri akan diadakan di berbagai kampus di tujuh kota di Indonesia yaitu di Surabaya (21 Agustus), Makassar (24 Agustus), Bandung (29 Agustus), Medan (30 Agustus), Jabotabek (4 dan 18 September), Bali (6 September), Yogyakarta (8 September). Khusus wilayah provinsi Banten, selain di Kampus Universitas Multimedia Nasional, workshop juga akan hadir Kampus Universitas Bina Nusantara Alam Sutera, Serpong.  

“Tahun ini kami pun membawa misi untuk mempertahankan gelar juara utama dengan mendorong munculnya potensi terbaik di Indonesia untuk menampilkan kemampuan mereka dalam produksi video dan berkompetisi di tingkat internasional. Kami juga berharap filmmaker asal provinsi Banten bisa memberikan kontribusi positif melalui karya yang kreatif, dan juga menjadi menjadi salah satu pemenang yang akan mewakili Indonesia,” pungkasnya.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-IMS-Core-Android_300x250_okt.jpg
More Stories
telkom sigma
kerjasama CSI
kerjasama CSI