blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Telkom resmikan kabel laut SEA-ME-WE 5

13:47:45 | 29 Dec 2016
Telkom resmikan kabel laut SEA-ME-WE 5
Kika: Dirut Telkom Infra Natigor Sitorus, SVP Financial Planning & Analysis Edi Witjara, Dirut Telin Faizal R Djoemadi, Direktur Wholesale & Internasional Service Telkom Honesti Basyir, dan Direktur Network, Information Technology & Solution Telkom Abdus Somad Arif meresmikan kabel laut SEA-ME-WE 5 di Telkom Landing Station Pantai Puak, Dumai, (28/12).(Foto:TLKM)
telkomtelstra januari - maret
DUMAI (IndoTelko)  – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) meresmikan pengoperasian mega proyek Sistem  Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Southeast Asia Middle East West Europe 5 (SEA-ME-WE 5) di Telkom Landing Station (TLS) Pantai Puak, Dumai, pada 28 Desember 2016.

"Peresmian proyek kabel laut ini semakin mengukuhkan Indonesia sebagai hub telekomunikasi dunia,” ujar  Direktur Wholesale & Internasional Service Telkom Honesti Basyir dalam rilisnya, Kamis (29/12). (Baca: Kabel laut SEA-ME WE-5)
 
Diungkapkannya, SEA-ME-WE 5 menambah kepemilikan SKKL global yang telah dimiliki Telkom sebelumnya, seperti Dumai Malacca Cable System (DMCS), Batam Singapore Cable System (BSCS), Asia America Gateway (AAG), dan Singapore Japan Cable System (SJC). (Baca: Global Hub dari Telkom)

“Seluruh kabel system ini dibangun dalam rangka mewujudkan visi Telin selaku pengelola bisnis internasional TelkomGroup untuk menjadi The World’s Hub for TIMES,” ungkapnya.
 
Dikatakannya, pemilihan Dumai sebagai landing station, sangat tepat.  “Dumai sebagai kota yang dilewati oleh system komunikasi kabel laut SEA-ME-WE 5 memiliki sumber daya alam dan potensi masyarakatnya yang luar biasa. Hal ini merupakan modal untuk menjadikan Indonesia sebagai Hub bagi telekomunikasi dunia,” katanya.

Direktur Network, Information Technology & Solution Telkom Abdus Somad Arif menambahkan pembangunan SEA-ME-WE 5 dimulai sejak tanggal 29 Agustus 2014 dan telah siap beroperasi sejak 13 Desember 2016.

"Sistem komunikasi kabel laut tersebut melengkapi kabel laut yang telah dimiliki oleh Telkom Group. Ke depan bahkan seluruh rangkaian sistem kabel laut milik TelkomGroup akan semakin lengkap konfigurasinya dengan hadirnya Southeast Asia United States (SEA-US) serta Indonesia Global Gateway (IGG),” jelasnya.

Telkom Group melalui Telin berkolaborasi dengan 18 perusahaan telekomunikasi global melalui kepemilikan konsorsium untuk membangun kabel laut dengan panjang 20.000 kilometer yang menghubungkan Indonesia, langsung dengan 15 negara dari Asia Tenggara, Timur Tengah sampai dengan Eropa. Dumai menjadi titik awal landing station ini sampai akhirnya SEA-ME-WE 5 berakhir di Toulon, Prancis.

"SEA-ME-WE-5 memiliki kapasitas sebesar 24 terabit perdetik menggunakan teknologi 100G, sehingga mampu memenuhi kebutuhan bandwidth yang terus meningkat antara Asia dan Eropa dengan latensi yang rendah. Dengan demikian, Telkom Group dapat memberikan layanan yang lebih handal dan berkualitas,” ujar Abdus Somad Arief.

TelkomGroup saat ini juga sedang dalam proses pembangunan SKKL South East Asia-United States  (SEA-US) yang menghubungkan langsung Manado ke Los Angeles dan Indonesia Global Gateway (IGG) yang menghubungkan Manado ke Dumai, melengkapi pencapaian tujuan menjadikan Indonesia sebagai Global Digital TIMES Hub.

Seluruh inisiatif pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Telkom Group ini dilakukan untuk mewujudkan visi Telkom menjadi The King of Digital in the Region. Pada akhirnya, semua infrastruktur tersebut, dipersembahkan untuk mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia demi kemajuan bangsa dan negara.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-Native-LTE-Wifi-Calling_300x250.jpg
More Stories
telkom sigma
smartfren
kerjasama CSI
kerjasama CSI