blanja-tcash
telkomsel halo
finnet KTM

Pemerintah tak toleransi jadwal migrasi Smartfren dari 1.900 MHz

09:30:16 | 27 Jul 2016
Pemerintah tak toleransi jadwal migrasi Smartfren dari 1.900 MHz
Pengguna mencoba layanan 4G dari Smartfren (dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Pemerintah menegaskan tak akan memberikan toleransi bagi PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren) untuk memundurkan jadwal migrasi frekuensi di 1.900 MHz.

“Tak ada pengunduran jadwal bagi Smartfren untuk keluar dari frekuensi 1.900 MHz. Awal Januari 2017, frekuensi 1.900 MHz harus bersih dari layanan Code Division Multiple Access (CDMA) milik Smartfren,” tegas Menkominfo Rudiantara, kemarin.

Diungkapkannya, jika Smartfren sudah tak lagi menempati frekuensi 1.900 MHz, maka tender frekuensi 3G di 2,1 GHz akan mulus berjalan sesuai jadwal. “Sekarang sudah persiapan menyusun pre-agreement penataan ulang alokasi jika tender 3G selesai dilaksanakan. Ini agar refarming-nya mulus,” katanya.

Dikatakannya, tender frekuensi 3G yang memperebutkan dua blok akan tetap berjalan tahun ini dan pada awal Januari 2017, pemenang tender bisa memanfaatkan frekuensi yang dimenangkannya.

“Jadwalnya seperti itu. Kalau lelang ini tak perlu tunggu hasil revisi PP No 52 dan 53 tahun 2000. Kita jalan saja sesuai jadwal,” tutupnya.

Sekadar informasi, saat ini Smartfren memiliki frekuensi selebar 13,75 Mhz di 1900 MHz yang digunakan untuk teknologi Code Division Multiple Access (CDMA). Frekuensi yang bertetangga dengan 2,1 GHz (3G) itu harus diserahkan ke pemerintah pada akhir tahun 2016 sebagai konsekuensi didapatnya 30 MHz di 2,3 GHz untuk menggelar 4G. (Baca: Smartfren akan setop layanan CDMA)

Dampak dari migrasi ini emiten dengan kode saham FREN ini tak bisa lagi menawarkan CDMA ke pelanggannya di 1.900 MHz. (Baca: Tender frekuensi 3G)

Pemerintah sudah lama akan menggelar frekuensi 3G. Dalam perburuan dua blok frekuensi 3G, operator yang sudah menyatakan minat adalah Tri Indonesia,  XL Axiata, Indosat Ooredoo, dan Telkomsel.(wn)

Artikel Terkait
loading...
Rekomendasi
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
indihome