blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Pemerintah didorong sediakan ducting dan tiang bersama bagi serat optik

11:04:57 | 16 Mar 2017
Pemerintah didorong sediakan ducting dan tiang bersama bagi serat optik
Teknisi tengah memasang kabel optik (dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) –  Pemerintah didorong untuk mempersiapkan saluran ducting dan tiang bersama bagi infrastruktur serat optik agar fixed broadband berkembang di Indonesia.

Demikian salah satu kesimpulan Workshop Pembangunan Ducting bersama Utilitas Telekomunikasi di Wilayah DKI Jakarta yang diselenggarakan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) bersama JAKPRO, belum lama ini.

Dalam laman Kominfo dinyatakan Workshop itu ditujukan untuk mempertemukan dan menggalang sinergi berbagai pemangku kepentingan agar penggelaran jaringan di DKI Jakarta berlangsung cepat dan efisien sehingga internet pita lebar lebih terjangkau dan dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.

Pertemuan yang dihadiri sekitar 170 undangan itu membahas pembangunan saluran (ducting) dan tiang serta penempatan kabel utilitas telekomunikasi serat optic (fiber optic). Hasil Workshop diharapkan dapat menyamakan persepsi tentang pentingnya pembangunan pita lebar di Indonesia. Secara khusus mengurangi masalah penataan kabel utilitas dan mendorong Pembangunan Smart City.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan Pemerintah khususnya Kementerian Kominfo akan memberikan dukungan yang diperlukan oleh industri dalam mendorong pembangunan jaringan pita lebar.

"Pertama harus ada kecepatan dan yang kedua dibutuhkan efisiensi. Efisiensi ini harus dijaga dan dikontrol bersama," tuturnya. 

Menteri Rudiantara menegaskan Pemerintah juga akan mempermudah izin secepatnya terhadap pengusaha. "Karena apabila terlambat lapangan pekerjaan akan hilang. Customer dan supplier harus simetris dengan demikian posisi dapat berjalan dengan baik," katanya.

Asal tahu saja, pemerintah telah menetapkan Keputusan Presiden Nomor 96 Tahun 2014 tentang Rencana Pita Lebar (RPL) Indonesia Tahun 2014-2019 sebagai strategi meningkatkan daya saing bangsa melalui penyediaan jaringan internet pita lebar.

Layanan internet pita lebar menggunakan kabel serat optik memiliki kapasitas bandwith besar dan handal. Keetrsediaan layanan itu akan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagi keperluan peningkatan ekonomi. Harus diakui, jaringan itu saat ini masih terbatas penyebarannya. 

Direktur Jendral Sumber Daya dan Perangkat Pos Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian komunikasi dan Informatika RI Ismail  menyampaikan jaringan Fixed Broadband selain memenuhi kebutuhan internet atau data perumahan, gedung, perkantoran, sentra bisnis juga dibutuhkan oleh jaringan seluler, yaitu untuk BTS-BTS. “Bagaimanapun jaringan kabel atau fiber optik kualitasnya masih lebih baik dan stabil dibanding satelit ataupun radio,” katanya.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-IMS-Core-Android_300x250.jpg
More Stories
telkom sigma
smartfren
kerjasama CSI
kerjasama CSI