blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Kominfo siapkan aturan baru untuk izin radio amatir

10:51:27 | 02 Jan 2017
Kominfo siapkan aturan baru untuk izin radio amatir
Noor Iza (dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mempersiapkan aturan baru untuk Izin Amatir Radio dan Izin Komunikasi Radio Antar Penduduk agar terjadi efisiensi dan efektifitas pelayanan.

"Saat ini sedang dilakukan konsultasi publik Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Mengenai Komunikasi Radio Amatir dan Komunikasi Radio Antar Penduduk  mulai dari tanggal 30 Desember 2016 hingga 3 Januari 2017," ungkap Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kominfo Noor Iza, dalam rilisnya, kemarin.

Menurutnya, dalam rangka efisiensi dan efektifitas pelayanan Izin Amatir Radio dan Izin Komunikasi Radio Antar Penduduk, perlu dilakukan penggabungan dua Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika, yaitu: Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 33/PER/M.Kominfo/08/2009 tentang Penyelenggaraan Amatir Radio sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 33/PER/M.Kominfo/08/2009  tentang Penyelenggaraan Amatir Radio, dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 34/PER/M.Kominfo/08/2009 tentang Penyelenggaraan Komunikasi Radio Antar Penduduk sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 3 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 34/PER/M.Kominfo/08/2009 tentang Penyelenggaraan Komunikasi Radio Antar Penduduk.

Adapun Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tersebut mengatur antara lain Tata Cara Permohonan Izin Amatir Radio (IAR) dan Permohonan Izin Penyelenggaraan Komunikasi Radio Antar Penduduk (IKRAP) dan Setiap Amatir Radio wajib memiliki IAR yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal.

Untuk mendapatkan IAR pemohon terlebih dahulu mengajukan secara online, dengan melampirkan persyaratan yang telah diatur dalam Rancangan Peraturan Menteri ini. Untuk IAR baru diterbitkan setelah pemohon lulus Ujian Negara Amatir Radio (UNAR).

Sementara untuk penggiat Komunikasi Radio Antar Penduduk hanya diizinkan memiliki satu IKRAP, hanya menggunakan satu tanda panggil (callsign), dan dapat menggunakan lebih dari satu perangkat Radio KRAP.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-Native-LTE-Wifi-Calling_300x250.jpg
More Stories
telkom sigma
smartfren
kerjasama CSI
kerjasama CSI