blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Indigo perkuat sistem kabel laut dari Indosat

13:38:21 | 16 Jun 2017
Indigo perkuat sistem kabel laut dari Indosat
Alexander Rusli (baju merah) dan Menkominfo Rudiantara (baju putih) kala memantau trafik komunikasi milik Indosat (dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo memberikan alasan ikut serta dalam sistem kabel laut INDIGO (sebelumnya dikenal sebagai APX West & Central).

“Itu untuk rute alternatif ke internet global. Selain itu selama ini rute langsung  dari Australia ke sini belum ada, biasanya mampir dulu ke Singapura,” ungkap Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli, belum lama ini.

Konsorsium Indigo terdiri atas AARNet, Google, Indosat Ooredoo, Singtel, SubPartners, dan  Telstra. Kabel laut ini menghubungkan Singapura, Indonesia dan Australia. (Baca: Kabel Laut Indigo)

“Trafik ke Australia memang belum tinggi, tetapi untuk rute alternatif kan harus ada. Kita kontribusi di konsorsium ini sekitar 30-an persenlah,” katanya.
Diharapkannya, pada 2018 perseroan bisa mulai memonetisasi infrastruktur tersebut. “Kita perlu kabel laut terutama untuk pelanggan korporasi. Marginnya gede walau kontribusi ke pendapatan sekitar 1%, tetapi recurring income,” tutupnya.

Sebelumnya, Alcatel Submarine Networks ditunjuk  untuk membangun sistem jaringan kabel bawah laut yang menggunakan teknologi optik terpadu mutakhir, setiap dua pasang kabel serat optik dapat memiliki kapasitas minimal 18 Terabit per detik, dengan kemungkinan peningkatan kapasitas di kemudian hari.

Sistem ini akan menggunakan rancangan dua pasang serat optik ‘open cable’ dengan teknologi pembagian spektrum. Anggota konsorsium akan memiliki spektrum tersendiri yang memberikan kemampuan secara independen untuk dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi ini dan melakukan peningkatan kapasitas sesuai kebutuhan di kemudian hari.

Sistem kabel laut INDIGO membentang sepanjang kurang lebih 9000 km yang menghubungkan Singapura dan Perth, sampai ke Sydney. Dalam sistem ini terdapat tambahan dua pasang kabel serat optik yang menghubungkan Singapura dan Jakarta melalui sebuah unit percabangan (branching unit). Sistem kabel laut ini akan mendarat di fasilitas stasiun kabel laut yang saat ini telah ada di Singapura, Australia dan Indonesia.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-IMS-Core-Android_300x250.jpg
More Stories
telkom sigma
smartfren
kerjasama CSI
kerjasama CSI