blanja.com
telkomsel halo

Penetrasi transaksi non tunai di jalan tol capai 84%

09:38:16 | 19 Okt 2017
Penetrasi transaksi non tunai di jalan tol capai 84%
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengungkapkan per 17 Oktober 2017 penetrasi transaksi non tunai di seluruh jalan tol di Indonesia mencapai 84%.

"Diharapkan tingkat penetrasi tol nontunai di jalan tol tercapai 100% pada tanggal 31 Oktober 2017. BPJT akan terus melakukan pengawasan dan pengendalian transaksi non tunai untuk mewujudkan ketertiban dalam pelaksanaan penerapan transaksi non tunai di jalan tol sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ungkap pernyataan resmi BPJT seperti dikutip dari laman bpjt.pu.go.id, (18/10).

Lebih lanjut dijelaskan sebagai salah satu upaya akan diterapkannya transaksi nontunai di jalan tol telah diterbitkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 16/PRT/M/2017 tentang Transaksi Non Tunai di Jalan Tol.

Peraturan Menteri ini dimaksudkan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan transaksi non tunai di jalan tol. Adapun substansi yang diatur pada Peraturan Menteri adalah mengenai dasar hukum yang mengubah sistem pembayaran dari tunai ke non tunai. Dalam bertransaksi non tunai di jalan tol terdapat dua bentuk teknologi, yang pertama adalah transaksi non tunai menggunakan teknologi berbasis kartu uang elektronik dan yang kedua adalah transaksi tol non tunai yang menggunakan teknologi berbasis nirsentuh.

Penyelenggaraan transaksi tol non tunai dilakukan berdasarkan prinsip 1. Interoperabilitas, sistem transaksi non tunai dapat berfungsi antar sistem yang ada pada masing-masing Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan sistem transaksi non tunai pada sektor transportasi lainnya 2. Non-Ekslusif, penyelenggaraan transaksi non tunai terbuka untuk seluruh penerbit uang elektronik tanpa ekslusif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan 3. Sistem pembayaran dalam penyelenggaraan transaksi tol non tunai harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam Peraturan Menteri ini terdapat waktu penerapan transaksi non tunai sepenuhnya di seluruh jalan tol per 31 Oktober 2017 dan penerapan transaksi yang sepenuhnya menggunakan teknologi berbasis nirsentuh per 31 Desember 2018.

Dalam Peraturan Menteri ini semua BUJT diharapkan agar mendukung tahapan penyelenggaraan transaksi non tunai, melalui upaya seperti pelaksanaan sosialisasi dan edukasi terkait penerapan transaksi non tunai, peningkatan proporsi gardu tidak terima tunai paling sedikit 60% terhadap total jumlah gardu paling lambat pada bulan September 2017, penerapan transaksi non tunai secara multi penerbit, penyediaan lokasi isi ulang uang elektronik di ruas jalan tol dan upaya lain sebagaimana ditetapkan dalam Prosedur Operasional Standar yang nantinya akan ditetapkan oleh Kepala BPJT.

Saat ini, Perbankan yang telah ikut berpatisipasi dalam transaksi non-tunai di jalan tol adalah Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN,BCA, Bank Mega, dan BPD Bali.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
iklan-web.gif
telkom sigma
kemenpar pesona indonesia
kemenpar pesona indonesia