blanja
telkomsel halo
finnet KTM

Kiat sukses Erik Meijer bersama Telkomtelstra

13:11:22 | 27 Dec 2016
Kiat sukses Erik Meijer bersama Telkomtelstra
Erik Meijer(dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) –  Telkomtelstra semakin diperhitungkan sepak terjangnya dalam setahun terakhir di bisnis Managed Service.

Perusahaan patungan Telkom dan Telstra ini berhasil  mengelola lebih dari 6.000 site jelang tutup 2016 dari sekitar 60 perusahaan Indonesia dan asing. Angka ini melesat jika dilihat per Maret 2016 baru mengelola 300 site.

Kinerja ini lumayan bagus mengingat Telkomtelstra memiliki  sekitar 6-7 perusahaan yang menawarkan jasa yang sejenis di Indonesia. Jika dilihat dari laporan keuangan Telkom untuk kuartal ketiga 2016, hingga September 2016 Telkomtelstra sudah memiliki pendapatan sekitar Rp 33 miliar. (Baca: Bisnis Telkomtelstra)

“Kinerja Telkomtelstra secara operasional terus tumbuh. Ini bukti  bisnis managed service di Indonesia menjanjikan,” ungkap Presiden Direktur Telkomtelstra Erik Meijer ketika ditemui belum lama ini.

Erik bergabung dengan Telkomtelstra per 1 Desember 2015 lalu. Pria yang akrab disapa EM ini malang melintang di industri telekomunikasi sejak tahun 1995. Sebelumnya dia pernah bekerja di Telkomsel, Bakrie Telecom, Indosat dan Garuda Indonesia.

“Rahasia sukses dari Telkomtelstra itu adalah selalu memberikan layanan terbaik ke pelanggan. Banyak pelanggan sudah merasakan, jika jaringannya dikelola Telkomtelstra itu menjadi lebih efisien dan produktif,” paparnya.

Ditambahkannya, rahasia sukses lainnya dari Telkomtelstra adalah selalu proaktif berkomunikasi ke pelanggan.  Telkomtelstra memiliki Customer Portal. Ini adalah layanan online di mana pelanggan bisa mengakses langsung baik dari komputer, handphone maupun tablet layanan yang digunakannya dari telkomtelstra. Melalui portal ini, pelanggan juga bisa menambah atau mengurangi kapasitas, dan lain-lain.  

“Kita ini kan didirikan dua perusahaan besar di telekomunikasi. Kami bisa langsung tahu kondisi jaringan dan punya akses ke jaringan. Jadi, kalau ada masalah, kita bisa langsung info pelanggan. Ini sesuatu yang baru di managed service untuk Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkannya, dari sisi produk yang dikelola juga banyak kemajuan dari perusahaan patungan itu.  Jika  setahun yang lalu dimulai dengan satu produk saja yakni Management Network Services berdasarkan teknologi Cisco.

Sekarang Management Services sudah ada 100 pilihan dengan berbagai variasi produk. Ada juga cloud service, Cloud Contact Center, Digital Marketing Platform dan banyak hal lain yang dijual. Belum lagi produk Manage Security Services.

Menurut Erik, sebenarnya konsumen sudah terbiasa melakukan transformasi digital. Hal itu  bisa dilihat dengan kebiasaan dari konsumen di ATM ketika melakukan transfer uang dimana cetakan transaksi di foto lalu dikirim ke kerabatnya. (Baca: SaaS dari Telkomtelstra)

“Itu kan namanya menaruh di cloud? Masalahnya, sekarang banyak produsen belum menyediakan platform digital. Bayangkan kalau aktifitas foto dan kirim itu bisa langsung via ATM. Nah, itu peluang bagi pemain seperti Telkomtelstra. Kuncinya adalah edukasi dan kita agresif melakukan itu,” tutupnya.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-Roaming-Costs-v2.jpg
More Stories
telkom sigma
smartfren