blanja.com
telkomsel halo

Cerita Tri "Melepas" frekuensi 2,3 GHz

15:27:18 | 21 Nov 2017
Cerita Tri
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Operator Hutchison 3 Indonesia (Tri) adalah peserta tender lelang frekuensi 2,3 GHz dan 2,1 GHz.

Operator ini berhasil memenangkan tender frekuensi 2.1 Ghz selebar 5 Mhz dengan menawar Rp 423,084 miliar. Tri sebenarnya juga mengeluarkan penawaran yang lumayan besar untuk 30 MHz di 2,3 GHz, sayangnya kalah.

Di lelang perebutan 30 MHz di 2,3 GHz, Indosat terlihat lumayan berani dengan menawar pada putaran pertama Rp 992,595 miliar dan Hutchison 3 Indonesia sebesar Rp 597,349 miliar, serta XL di Rp 691,506 miliar. Lelang di 2,3 GHz sendiri dimenangkan Telkomsel dengan penawaran Rp 1,007,483 triliun.

"Kami ada beberapa alasan "melepas" 2,3 GHz dan fokus di 2,1 GHz kala tender bebarapa waktu lalu," ungkap Wakil Direktur Utama Tri Indonesia M Danny Buldansyah dalam sesi sharing dengan Media di Jakarta, (21/11).

Dijelaskannya, alasan pertama adalah melihat para pesaing yang lumayan berani dalam menawar frekuensi 2,3 GHz. "Sudah jelas lawan kita berat (Telkomsel). Jadi kita ukur dirilah," katanya.

Alasan kedua adalah harga dalam putaran pertama sudah merupakan kalkulasi matang yang ditawarkan Tri. "Kita kuatnya segitu (Rp 597,349 miliar) untuk 2,3 GHz, diatas itu ya kita mending fokus ke 2,1 GHz," katanya.

Alasan ketiga adalah, belum matangnya untuk ekosistem carrier agregation untuk Frequency Division Duplexing (FDD) dan Time Division Duplexing (TDD) LTE. "Ekosistemnya belum matang dan tak semua vendor mendukung carrier agregation itu," papar VP Network Planning and Contract Management Tri Gustiansyah Wilson. (Baca: Pemenang tender frekuensi)

Danny pun menambahkan, baginya hasil akhir dari lelang 2,1 GHz dan 2,3 GHz cukup adil bagi semua pihak. "Kalau dilihat hasilnya, itu kan semua sekarang merata frekuensinya. Sekarang fokus maksimalkan yang ada itu," pungkasnya. (Baca: Rencana Telkomsel)

Sebelumnya, Telkomsel sebagai pemenang lelang di 2,3 GHz menyatakan tahap awal perseroan berencana untuk membangun lebih dari 500 BTS menggunakan spektrum 2,3 GHZ dalam tiga bulan ke depan terutama di wilayah-wilayah yang paling tinggi kebutuhan layanan datanya setelah melalui proses sesuai ketentuan termasuk uji laik operasi.(dn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
iklan-web.gif
telkom sigma
kemenpar pesona indonesia
kemenpar pesona indonesia