blanja.com
telkomsel halo

Kebijakan Trump goyang perusahaan teknologi

10:53:03 | 29 Jan 2017
Kebijakan Trump goyang perusahaan teknologi
Presiden AS Donald Trump (Foto:@realDonaldTrump)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang melarang masuknya warga negara dari sejumlah negara yang mayoritas beragama muslim ternyata memiliki dampak ke beberapa perusahaan teknologi papan atas di negara Paman Sam itu.

Trump dalam keputusannya melarang masuknya warga negara Syria, Irak, Iran, Sudan, Somalia, Yaman, dan Libya ke Amerika Serikat.

CEO Google Sundar Pichai mengungkapkan ada sekitar 100 karyawannya terkena dampak dari kebijakan pelarangan itu dan meminta karyawan yang terkena keputusan pelarangan untuk secepatnya kembali ke Amerika Serikat secepatnya.

"Sangat menyakitkan melihat dampak bagi personal yang terkena kebijakan pelarangan ini,” kata Pichai dalam memo yang dikirim ke stafnya seperti  dilansir Bloomberg, kemarin.

"Kami khawatir kebijakan ini membatasi dan menjadikan bakat-bakat potensial tak bisa masuk ke Amerika Serikat,” kata juru bicara Google seperti dikutip Mashable.

Tak hanya Google, Microsoft mengungkapkan ada sekitar 76 karyawannya yang bisa terkena dampak pelarangan dari Trump.

"Sebagai seorang imigran dan CEO, saya melihat selama ini kebijakan imigrasi di Amerika Serikat memiliki dampak positif. Kami akan terus advokasi masalah ini,” kata CEO Microsoft Satya Nadella.      

CEO  Facebook Mark Zuckerberg juga mengkritisi kebijakan yang dikeluarkan Trump yang mengingatkan Amerika Serikat adalah bangsa yang terdiri dari para imigran.   

CEO Apple Tim Cook mengingatkan perusahaannya tak akan eksis tanpa bantuan dari  para imigran.  “Kebijakan pelarangan itu tak kami dukung. Ada beberapa karyawan Apple yang terkena dampak pelarangan,” katanya.

CEO Uber Travis Kalanick juga mengatakan banyak bagian dari operasionalnya bisa terkena dari pelarangan yang dibuat Trump. "Ini juga bisa berimplikasi kepada ribuan mitra Uber yang datang dari negara-negara masuk larangan,” katanya.

CEO Netflix Reed Hastings mengungkapkan kebijakan Trump menyakiti sejumlah karyawannya "Ini malah membuat Amerika menjadi kurang aman ketimbang makin aman,” katanya.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
hut idt 6
More Stories
iklan-web.gif
telkom sigma
kemenpar pesona indonesia
kemenpar pesona indonesia
kerjasama CSI
kerjasama CSI