blanja-tcash
telkomsel halo
finnet KTM

Target transaksi Harbolnas 2016 tak tercapai

08:56:32 | 20 Dec 2016
Target transaksi Harbolnas 2016 tak tercapai
ilustrasi
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Target transaksi untuk Hari Belanja Online Nasional 2016 selama 12 hingga 14 Desember 2016 dipastikan tak tercapai.

Panitia Harbolnas 2016 mengungkapkan total transaksi dari 211 eCommerce yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai Rp 3,3 triliun. Padahal, panitia sebelumnya optimistis penjualan selama Harbolnas tahun ini akan naik 2-3 kali lipat dari Harbolnas tahun lalu.

Pada tahun lalu,  penjualan Harbolnas mencapai Rp2,1 triliun, artinya tahun ini diprediksi mencapai Rp 4,2-6,3 triliun. Namun, kenyataan berkata lain, realisasi hanya di Rp 3,3 triliun atau naik 57,14% dibanding kegiatan serupa tahun lalu.

"Kenaikan transaksi dipengaruhi oleh tingginya pertumbuhan pengguna internet, dan kebiasaan belanja online yang semakin populer di Indonesia. Sekitar 61% pengguna internet di Indonesia belanja  online saat Harbolnas,” kata Ketua Panitia Harbolnas 2016, Miranda Suwanto, kemarin.

Menurutnya, ada kemajuan dari sisi jangkauan untuk Harbolnas 2016 dimana  konsumen di Merauke menjadi tujuan pengiriman terjauh selama Harbolnas 2016. Sedangkan, Manado menjadi kota tujuan terbesar di Indonesia Timur.

Produk yang paling diburu konsumen adalah  fesyen seperti pakaian, sepatu, tas, jam tangan dan lainnya. Produk populer kedua yaitu gadget dan diikuti produk elektronik rumah tangga.

Sebanyak 77%  konsumen menggunakan smartphone untuk berbelanja online. Selama Harbolnas 33,1% konsumen menghabiskan lebih dari 1 jam untuk transaksi. (Baca: Diskon Palsu di Harbolnas 2016)

Direktur Nielsen Rusdy Sumantri  mengungkapkan tawaran diskon besar-besaran masih jadi motif utama konsumen belanja saat Harbolnas. “Sebanyak 91% belanja karena penawaran diskon.  41% karena tawaran ongkos kirim gratis,” katanya. (Baca: Evaluasi Harbolnas 2016)

Sebelumnya, dari survei yang dilakukan Shopback, banyak konsumen yang belum terpuaskan selama ajang Harbolnas, terutama karena masalah penawaran diskon yang tak transparan.(wn)

Artikel Terkait
loading...
Rekomendasi
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
indihome