blanja.com
telkomsel halo

Industri eCommerce tengah konsolidasi

09:22:20 | 16 Jun 2017
Industri eCommerce tengah konsolidasi
Kerjasama Blibli.com dengan Tiket.com (dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Industri eCommerce di Indonesia dinilai tengah melakukan konsolidasi ditandai dengan maraknya aksi merger, akuisisi, bahkan setop operasi dari para pemain.

“Saya melihat market sedang konsolidasi ya. Makanya ada aksi Blibli akuisisi Tiket, atau Cipika disetop oleh Indosat. Ini hal yang biasa karena stamina dan strategi yang tepat dibutuhkan agar bertahan di permainan ini,” kata Ketua Umum Asosiasi eCommerce Indonesia (idEA) Aulia E Marinto kala berbuka bersama media kemarin.

Menurutnya, industri eCommerce yang tengah tumbuh memang butuh pemodalan yang kuat. “Membangun awareness, mendatangkan trafik, membuat terjadi penjualan, hingga balik lagi belanja. Itu semua butuh dana besar. Sementara kue yang direbutkan sekarang masih itu-itu saja. Ada 90 juta pengguna smartphone, baru 10 juta yang aktif belanja online,” katanya.

Aulia memprediksi, berita dari industri eCommerce ke depannya akan lebih marak terkait konsolidasi antar pemain. “Yang harus diwaspadai ini kue masih besar, berapa pemain asli Indonesia bisa bertahan. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton bukan tim inti dari permainan ini,” sarannya.

Akuisisi
Sebelumnya, Blibli.com mengumumkan mengakuisisi salah satu Online Travel Agent (OTA) terbesar di Indonesia, Tiket.com.

Penandatanganan oleh kedua belah pihak dilakukan oleh CEO Blibli.com Kusumo Martanto  dan Co Founder sekaligus Chief Communications Officer Tiket.com Gaery Undarsa pada Senin, 12 Juni 2017 di Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, perusahaan sekaligus mengangkat  George Hendrata sebagai CEO Tiket.com yang baru.

Blibli.com telah meluncurkan kategori produk travel online, yaitu Blibli Travel sebagai kategori khusus yang menjual produk travel di dalam Blibli.com pada 2016 lalu.
Sejak itu, travel online menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis Blibli.com dikarenakan adanya pasar yang menjanjikan dimana statistik menunjukkan minat pembelian produk travel melalui online terus meningkat.

“Tiket.com memiliki track record bisnis yang bagus dimana dalam waktu relatif singkat tumbuh menjadi salah satu OTA terbesar di Indonesia, sama-sama berfokus pada kepuasan pelanggan dan dinilai konsisten dalam menjalankan bisnisnya. Di sisi lain kami juga melihat visi misi dan nilai perusahaan Tiket.com memiliki banyak kesamaan dengan Blibli.com yang diharapkan dapat memudahkan proses sinergi. Berdasarkan pertimbangan inilah kami mantap untuk melakukan akuisisi,” jelas Kusumo.

Tiket.com saat ini merupakan salah satu OTA yang memiliki inventaris terbesar untuk produk tiket, pesawat, hotel, kereta api, car rental serta tiket konser; bekerjasama dengan lebih dari 35 maskapai penerbangan internasional dan domestik, dan bekerjasama dengan dengan ribuan hotel domestik dan international.

Sedangkan Blibli Travel yang baru saja dikembangkan akhir tahun lalu telah memiliki lebih dari 1.000 varian produk travel seperti tiket kereta api, voucher hotel hingga tiket hiburan dan lifestyle. Blibli.com sebagai eCommerce juga bermitra dengan pilihan bank terbanyak untuk program cicilan 0% dan juga menyediakan semua tipe pembayaran bagi konsumen. Dengan adanya akuisisi ini tentunya akan menjadikan Blibli.com sebagai sebuah group perusahaan eCommerce dengan pelayanan one-stop shop dan juga memberikan manfaat lebih bagi para pelanggan.

“Proses akuisisi telah dilakukan dari 5 bulan lalu bersama dengan pihak Blibli.com. Kami melihat ini akan membuka peluang sangat besar bagi Tiket.com untuk bertumbuh secara eksponensial baik dari rencana sinergi yang ada dan dari segi penetrasi pasar. Melihat potensi kedepannya dan banyaknya kesamaan dalam culture & visi bisnis, kami sangat bersemangat untuk bergabung dalam keluarga Blibli.com,” ujar Gaery Undarsa.

Blibli.com akan memberikan dukungan penuh untuk Tiket.com baik dari sisi share inventory, program penjualan, promosi termasuk penetrasi ke sosial media, serta memperkuat tim atau sumber daya manusia.

“Blibli.com optimis dari sisi bisnis akan terjadi pertumbuhan secara organik dan non-organik sebanyak 2,5 kali pada semester dua tahun ini. Dengan akuisisi ini, bisa membawa Blibli.com sebagai salah satu pemain OTA terbesar dan menjadi The only eCommerce B2C di Indonesia yang pertama kali memiliki kanal bisnis OTA  yang didalamnya memiliki variasi produk travel terlengkap,” kata Kusumo yang juga menjelaskan bahwa pendanaan akuisisi ini diambil dari sumber dana internal untuk pengembangan bisnis Blibli.com.

Kedepannya, tidak menutup kemungkinan Blibli.com akan berekspansi ke produk lain namun untuk waktu dekat, Blibli.com akan berkonsentrasi untuk mengembangkan kedua perusahaan eCommerce ini sehingga dapat memenuhi seluruh kebutuhan travel dan online shopping bagi konsumen domestik ataupun internasional.

Asal tahu saja, pada 2016 pengguna internet mencapai 132 juta orang atau sekitar 51% dari penduduk Indonesia. Pengguna eCommerce di Indonesia tercatat 3,4% dari total jumlah penduduk Indonesia.Bisnis online travel berkembang pesat, hingga tahun 2016 pembelian produk jasa travel mencapai 35% atau yang tertinggi dibanding produk jasa lainnya. Generasi milenial memiliki aspirasi pada travel cukup tinggi, untuk membayar sebuah pengalaman mereka rela mengeluarkan uang rata-rata Rp 30 juta per tahun.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-IMS-Core-Android_300x250_okt.jpg
More Stories
telkom sigma
kerjasama CSI
kerjasama CSI