blanja.com
telkomsel halo

AirAsia caplok saham startup perencanaan perjalanan

08:45:18 | 20 Apr 2017
AirAsia caplok saham startup perencanaan perjalanan
Ilustrasi
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – AirAsia Berhad mengakuisisi 50% saham perusahaan startup yang bergerak di bidang perencanaan perjalanan online, Touristly Travel Sdn Bhd (Touristly) dengan menyuntikkan aset dan kesepakatan pinjaman senilai 11,5 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp34 miliar.

Pada transaksi ini AirAsia Berhad juga menyuntikkan asetnya, yaitu program digital dari majalah inflight AirAsia, Travel 3Sixty senilai 6,5 juta Ringgit atau sekitar Rp19 miliar kepada Touristly melalui AirAsia Investments Ltd dan memberikan fasilitas pinjaman (convertible loan) kepada Touristly senilai 5 juta Ringgit atau sekitar Rp15 miliar untuk modal kerja dan pengembangan.

Rangkaian program digital tersebut terdiri dari branding secara online untuk majalah inflight AirAsia, Travel 3Sixty; touchpoint di airasia.com dan aset untuk beriklan secara online lainnya, yang memungkinkan Touristly untuk menjangkau 60 juta pelanggan AirAsia setiap tahunnya.

Touristly, yang setelah kesepakatan ini akan beroperasi dengan nama Travel 3Sixty, juga akan mendapatkan akses ke aset untuk beriklan secara offline, termasuk di majalah fisik Travel 3Sixty, ruang penyimpanan bagasi kabin di atas tempat duduk penumpang dan meja yang terdapat di depan kursi penumpang di pesawat AirAsia.

CEO Grup AirAsia Tony Fernandes juga akan berperan sebagai Ketua Dewan Touristly setelah selesainya akuisisi.

Kesepakatan ini akan memperkuat portfolio layanan pendukung AirAsia selain layanan penerbangan, dengan penawaran menarikdari berbagai restoran, taman hiburan, atraksi, spa dan paket tur wisata lainnya di lebih dari 70 destinasi yang AirAsia layani.

"Kami telah memikirkan untuk bekerja sama dengan AirAsia sejak awal. PemahamanAirAsia yang telah berkiprah selama 15 tahun di industri perjalanan akan membantu kami untuk lebih memahami pasar Asia Pasifik dan beradaptasi dengan cepat untuk memberikan nilai lebih bagi pelanggan. Mimpi kami adalah untuk membantu wisatawan yang ingin menjelajahi wilayah Asia Pasifik untuk menemukan hal-hal menakjubkan dan kami sangat senang dapat berbagi platform kamidengan lebih banyak orang,” kata CEO Touristly, Aaron Sarma, dalam rilisnya kemarin.

​CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes menambahkan perseroan melihat potensi yang sangat besar pada Touristly, yang akan menyempurnakan penawaran perjalanan yang ada di AirAsia. “Pelanggan kami akan dapat memilih dari ribuan kegiatan wisata saat membeli tiket penerbangan, dan hal ini dapat membawa kami selangkah lebih dekat untuk menjadi maskapai digital yang sesungguhnya," katanya.

Pada Mei 2016, Touristly berhasil medapatkan pendanaan dari inkubator startup Tune Grup, Tune Labs, yang dipimpin oleh Tony Fernandes, Datuk Kamarudin Meranun dan Lim Kian Onn.

Touristly juga merupakan salah satu dari dua startup yang terpilih pada Pitch@Palace Malaysia pada Juni 2016 lalu untuk mewakili negaranya di Pitch@Palace Global, yang digelar di St James Palace di London, Inggris pada bulan Desember 2016.

Touristly adalah sebuah platform yang bergerak di bidang perencanaan perjalanan yang memungkinkan wisatawan untuk menyesuaikan rencana liburan mereka dengan mudah.

Diluncurkan pada bulan Juni 2015, platform ini menyediakan beragamreferensi kegiatan wisata bagi wisatawan yang mencari kegiatan menarik di berbagai destinasi.

Fitur utamanya adalah perencanaan perjalanan interaktif yang memungkinkan wisatawan untuk merancang liburan mereka sendiri dengan ribuan penawaran yang tersedia pada platform tersebut, bembagi rencana perjalanan dan melakukan pemesanannya sendiri hanya dengan sekali klik.

Touristly saat ini memiliki lebih dari 13.000 penawaran untuk tur, atraksi, taman hiburan, kegiatan wisata, spa dan restoran di 70 destinasi wisata di seluruh Asia Pasifik yang akan terus bertambah.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
Lifestyle-IMS-Core-Android_300x250_okt.jpg
More Stories
telkom sigma
kerjasama CSI
kerjasama CSI