blanja.com

Startup Indonesia sudah nikmati investasi US$ 3 miliar

12:20:05 | 02 Dec 2017
telkom solution travel
Startup Indonesia sudah nikmati investasi US$ 3 miliar
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Perusahaan rintisan (startup) Indonesia diprediksi sudah menikmati kucuran dana sebesar US$ 3 miliar hingga sembilan bulan pertama 2017.

Dikutip dari oxfordbusinessgroup.com (2/12), dikalkulasi kucuran dana di tahun 2017 itu mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan pada 2016 dimana investasi yang didapat sebesar US$ 631 juta.

Dalam riset yang dilakukan CB Insights, perusahaan asal Tiongkok salah satu yang aktif mengucurkan dana ke startup Indonesia. Tercatat, Alibaba berinvestasi US$ 1,1 miliar di Tokopedia. Berikutnya ada JD.com dan Tencent Holdings berinvestasi US$ 1,2 miliar di Go-Jek.

Saat ini posisi investasi yang dikumpulkan startup Indonesia masih kalah dengan Singapura. Dalam periode 2012 hingga September 2017, Startup Indonesia baru bisa menarik investasi US$ 4,6 miliar, sementara pemain dari Singapura sekitar US$ 7,3 miliar.

Diprediksi kebutuhan atas solusi layanan keuangan berbasis teknologi akan tinggi di Indonesia beberapa tahun ke depan.

Pada 2016, Indonesia salah satu negara di Asia Pasifik yang memiliki pertumbuhan tertinggi untuk solusi keuangan alternatif. Total pasar dari solusi ini di Indonesia bisa mencapai US$ 35,4 juta menurut laporan yang dikeluarkan University of Cambridge, Monash University dan Tsinghua University akhir September 2017.

Layanan peer-to-peer (P2P) akan mendominasi pasar keuangan alternatif ini nantinya. Pada 2016 lalu nilai pasar P2P sekitar US$ 6,5 juta.

Salah satu faktor pendorong tumbuhnya bisnis P2P adalah adanya regulatory framework yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sedangkan dalam laporan yang dikeluarkan Daily Social menyatakan total investasi yang didapat pemain Fintech sekitar US$ 176,75 juta.(wn)

Telkom Smart City
Artikel Terkait