blanja

Smart VR untuk dukung kota cerdas

13:25:07 | 09 Jan 2017
telkom solution travel
Smart VR untuk dukung kota cerdas
Koordinator Living Lab Smart City Nusantara Imanuddin tengah mendemonstrasikan Smart VR (dok)
finnet KTM
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Teknologi Augmented Reality (AR) diperkirakan salah satu inovasi yang akan menjadi primadona di masa mendatang.

Teknologi yang memungkinkan penguna merasakan dunia nyata di ranah digital itu mulai banyak diperkenalkan oleh pemilik aplikasi ke masyarakat.

Dalam AR, terjadi penggabungan obyek virtual ke dunia nyata yang dapat dilihat melalui tampilan layar. Umumnya digunakan untuk menampilkan konten animasi atau objek bergerak yang terlalu sulit apabila diwujudkan secara langsung

"Kami juga adopsi AR dengan nama Smart VR untuk platform Smart City Nusantara (SCN)," ungkap Koordinator Living Lab Smart City Nusantara Imanuddin, kepada IndoTelko, kemarin.

Smart VR itu adalah aplikasi yg dapat melihat suatu objek berupa file dari hasil shooting secara 360 derajat seperti aslinya dengan menggunakan perangkat smartphone yang dilengkapai kaca mata 3 dimensi.

Dijelaskannya, ada berbagai macam inovasi Smart VR yang tersedia saat ini diantaranya, Media teknologi yang merupakan proyeksi video animasi pada objek 3 dimensi (bukan layar), sehingga menimbulkan ilusi kedalaman pada objek yang diproyeksikan. Media teknologi ini juga dapat digunakan pada objek statis ataupun dinamis.

Touch Screen Installation,  Media teknologi touch screen merupakan teknologi yang sudah akrab di kalangan masyarakat saat ini.

Teknologi layar sentuh sudah digunakan di kebanyakan ponsel yang bereda. Sebagai sebuah instalasi permanen, penggunaan layar sentuh dimanfaatkan sebagai cara user untuk berinteraksi langsung dengan instalasi lain yang terhubung dengannya.

Interactive Floor.  Pada dasarnya media teknologi ini merupakan media teknologi projection mapping yang spesifik ditembakkan ke lantai. Sensor akan digunakan untuk
mendeteksi posisi pengguna sehingga tampilan visualnya akan merespon gerakan user yang berada di atasnya.

Terakhir, 360view & VR. Teknologi pengambilan gambar 360 derajat yang diproyeksikan di layar interaktif (wall, PC, Tablet, Smartphone. Gambar 360 derajat ini, juga dapat dilihat lebih real melalui kacamata khusus VR.

Menurutnya, inovasi ini sangat banyak diminati oleh venue-venue seperti Balaikota, musium, dan lainnya.

"Kalau di luar negeri itu dimanfaatkan Singapore City Gallery atau di Korea Selatan di SKTEL Gallery. Di Indonesia ada di Museum Geologi Bandung dan Jakarta Planning Galery," ungkapnya.

Dikatakannya, Telkom sendiri tengah memiliki proyek memvirtualkan beberapa venue seperti stadion sepak bola dan digital tour.

Proyek mendigitalkan stadion tujuannya memberikan kemudahan pengunjung dalam membeli tiket, memilih tempat duduk, dan merasakan hadir ke stadion untuk yang jauh lokasinya.

Stadion-stadion yang tengah digarap diantaranya Stadion Galuh Ciamis, Stadion GBLA Bandung, dan Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung.

Sedangkan untuk digital tour tujuannya mendigitalkan bangunan-bangunan bersejarah agar dapat dikunjungi secara digital terutama bagi yang jauh lokasinya. Gedung Pakuan dan Gedung Sate di Bandung akan merasakan sentuhan smart VR ini.

"Konsep smart VR ini menggunakan kepekaan desainer untuk mencocokkan kebutuhan masyarakat dengan teknologi yang tepat dan strategi bisnis apa yang dapat mengkonversinya menjadi peluang pasar. Di masa depan ini akan banyak yang adopsi untuk membangun kota cerdas," pungkasnya.(id)

Telkom Smart City
Artikel Terkait
telkom solution travel
Lifestyle-Roaming-Costs-v2.jpg
More Stories
telkom smart city
telkom sigma
telkom DBS / liputan khusus
kerjasama CSI
kerjasama CSI