blanja.com

Finnet bikin Pemkot Solo bisa realisasikan e-Pajak

14:32:49 | 30 May 2017
telkom solution travel
Finnet bikin Pemkot Solo bisa realisasikan e-Pajak
Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo dan Dirut Finnet Niam Dzikri kala meresmikan layanan e-pajak Solo beberapa waktu lalu.(Foto:Finnet)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - PT Finnet Indonesia (Finnet) mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melayani pembayaran pajak secara elektronik (e-pajak) khusus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Solo menjadi kota pertama yang menerapkan multi channel untuk pembayaran pajak daerah.

“Kerja sama ini tidak sekadar meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) tapi juga kepercayaan masyarakat karena pembayaran lebih transparan dan penggunaannya pun bisa dikontrol. Jadi kalau Sonjo Wargo bisa dijelaskan pajak yang dibayarkan digunakan untuk apa saja,” kata Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo dalam sambutannya di Loji Gandrung, Jumat (26/5) lalu.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Solo Yosca Herman Soedrajad, menyampaikan dalam laporannya bahwa cukup sulit mengintegrasikan sistem perbankan dan Pemkot. Selama tiga bulan terakhir, koordinasi terus dilakukan dan berhasil mengintegrasikan sistem dibantu oleh PT Finnet Indonesia yang merupakan anak perusahaan TelkomGroup yang bergerak dalam bidang payment getaway di Indonesia.

Dengan terintegrasinya sistem ini, pembayaran PBB dapat dilakukan secara online dan real time. Sosialisasi akan terus dilakukan agar masyarakat semakin sadar membayar PBB dan memanfaatkan layanan ini.

Apalagi dengan maraknya pajak tunai yang rawan bocor, sehingga diharapkan pembayaran secara non tunai ini lebih tertib dan mengurangi kebocoran.

“Potensi PAD Solo senilai Rp 453 miliar yang Rp 256 miliar di antaranya berasal dari pajak dengan kontribusi PBB senilai Rp 67 miliar. Tingkat kepatuhan pembayaran PBB cukup baik, yakni 80%. Melalui e-pajak ini diharapkan tingkat kepatuhan semakin tinggi,” tutup Herman.

Direktur Utama Finnet Niam Dzikri mengatakan smart city itu salah satu cirinya adalah cashless society yang berkembang. "Semua transaksi banyak non tunai. Ini tentu peluang bagi sejumlah produk online payment atau platform payment dari Finnet," katanya.(id)

Telkom Smart City
Artikel Terkait