blanja-tcash

Empat startup ini masuk bootcamp milik Tri

11:47:42 | 10 Jan 2017
telkom solution travel
Empat startup ini masuk bootcamp milik Tri
Perwakilan startup yang masuk festivalAmbisiku(dok)
finnet KTM
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Operator Tri Indonesia (Tri) telah sukses menggelar Roadshow Festival #Ambisiku di tiga kota kreatif di Indonesia yaitu Yogyakarta, Makassar, dan Bandung pada 16 September hingga 9 Oktober 2016 lalu.  

Acara ini menjadi tempat di mana berbagai ambisi anak muda dipertunjukkan, baik lewat talkshow dan workshop yang melibatkan banyak profesional muda yang telah sukses di berbagai bidang, panggung musik dan seni oleh artis lokal maupun nasional, serta bazar yang diisi oleh 150 merek lokal yang dimilki oleh wirausahawan muda dari berbagai daerah dengan berbagai produk inovatif yang menarik.

Salah satu program yang digelar adalah Kejar #Ambisiku, suatu ajang pencarian ide bisnis kreatif yang akan mendapatkan dukungan penuh dari Tri Indonesia. Dari tiga kota diselenggarakannya gelaran ini, Tri telah menerima 225 proposal ide dan memilih 4 ide bisnis terbaik untuk masuk ke tahap Boot Camp di Jakarta mulai hari ini (9/1), yaitu: mengundang.co dari Bandung, SellBuyTime dari Jakarta, WI4GO  dari Yogyakarta dan SoKu.id dari Solo. Para pendiri dan pemilik ide bisnis kreatif yang terdiri atas sekumpulan anak muda ini mendapat predikat The Boss selama Boot Camp, sejalan dengan misi Kejar #Ambisiku menjadikan anak muda menjadi Bos bagi dirinya sendiri.

“Industri kreatif di Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh, dan pemerintah sangat mendorong pertumbuhannya agar dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Menariknya, Industri kreatif di Indonesia dimotori oleh anak muda Indonesia yang memiliki bakat dan kreatifitas yang luar biasa. Tri sebagai operator yang mayoritas penggunanya adalah para generasi milenial, memiliki komitmen kuat untuk mendukung pemberdayaan anak muda, khususnya mereka yang mempunyai ambisi besar untuk mengembangkan bisnis kreatif. Kami membuka kesempatan bagi mereka untuk berkolaborasi dengan kami, dan menjadi bos bagi diri sendiri sesuai tema dari program Kejar #Ambisiku ini,” ujar Human Resources Director Tri Wahyudin Adikusumah dalam rilisnya, Selasa (11/1).

Wahyudin menambahkan bahwa generasi muda saat ini bisa dikatakan punya lebih banyak keuntungan dalam berbisnis dari pada generasi sebelumnya, dengan tersedianya berbagai teknologi yang dapat digunakan sebagai sarana pendukung. Seperti teknologi digital misalnya, yang relatif mempermudah berjejaring dan melakukan pemasaran, hingga seharusnya tidak ada lagi halangan untuk memulai usaha sendiri.

“Namun nyatanya hal ini belum cukup kuat mendorong para generasi muda dalam negeri untuk  berwirausaha. Bahkan data pemerintah tahun 2016 menunjukkan bahwa dari total jumlah penduduk 250 juta jiwa, jumlah wirausahawan di Indonesia belum mencapai target idealnya sebesar 2%. Hal ini tentu membuat kita bertanya-tanya, apakah yang ditakuti dan menjadi kendala bagi generasi muda untuk memulai bisnis sendiri. Kejar #Ambisiku persembahan Tri dapat menjadi salah satu jalan bagi generasi muda untuk berani melangkah berwirausaha,”imbuh Wahyudin.

Tahap seleksi Kejar #Ambisiku diawali dengan presentasi ide yang berlangsung di tiga kota yaitu Makassar, Yogyakarta, dan Bandung.

Para peserta diberi kesempatan untuk memberikan paparan idenya selama 10 menit kepada para juri yang disebut The Guardians melalui video conference. The Guardians berkedudukan di Jakarta, mereka adalah para pemimpin terpilih yang memiliki beragam latar belakang disiplin ilmu dan keahlian. Tahap selanjutnya adalah para calon bos ini masuk ke sesi Boot Camp, dengan kegiatan utama mentoring, pematangan ide bersama The Guardians hingga tahap presentasi ke jajaran direksi Tri untuk menentukan bentuk dukungan dan kerja sama antar para pemenang dengan Tri Indonesia.  

Boot camp ini berlangsung selama 4 hari dengan rangkaian kegiatan diantaranya pendampingan dan bimbingan penyusunan rencana bisnis untuk ide  yang mereka ajukan. Aktivitas ini dipandu oleh The Guardians.  Kegiatan lainnya adalah para Bos juga dibimbing untuk membuat perkiraan waktu pengerjaan dan implementasi ide bisnis mereka dalam kurun waktu dua tahun ke depan, dilengkapi dengan SWOT analysis (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats analysis ). Puncaknya, para Bos akan melakukan presentasi ke jajaran direksi Tri  atau disebut juga dengan The Angels. Presentasi ini akan menentukan konsep dan format dukungan yang akan diberikan Tri kepada para Bos.

Dukungan yang diberikan Tri adalah pendampingan di tahap inkubator mulai dari pengembangan hingga siap terjun ke market, pendanaan dengan jumlah sesuai proposal, diperkenalkan kepada jaringan grup bisnis global CK Hutchison Holding yang menjadi induk perusahaan Tri Indonesia. CK Hutchison Holding beroperasi di lebih dari 50 negara dengan beragam lini bisnis diantaranya telekomunikasi, energi, infrastruktur, ritel, pelabuhan, investasi dan finance.

Festival #Ambisku merupakan wujud dedikasi Tri untuk pemberdayaan anak muda Indonesia. Melalui rangkaian program yaitu Cerita #Ambsiiku, Sebarkan #Ambisiku, Kelas #Ambisiku, Parade #Ambisiku dan Kejar #Ambisiku diharapkan dapat mendukung anak muda Indonesia mewujudkan ambisinya dan saling menginspirasi untuk menjadikan Indonesia lebih baik melalui kolaborasi ambisi anak muda dan Tri mobile internet.

Kampanye ini telah menjangkau 18 juta generasi milenial di media sosial, dan 11.000 anak muda telah berpartisipasi di Festival # Ambisiku Roadshow di tiga kota. Festival #Ambisiku menjadi komitmen Tri untuk pemberdayaan anak muda Indonesia yang akan terus berlanjut di tahun 2017.(wn)

Telkom Smart City
Artikel Terkait
telkom solution travel
More Stories
telkom smart city
telkom sigma
telkom DBS / liputan khusus
telkom solution travel