blanja

Dimo ungkap alasan minimnya transaksi mobile di Indonesia

10:31:13 | 20 Apr 2017
telkom solution travel
Dimo ungkap alasan minimnya transaksi mobile di Indonesia
ilustrasi
finnet KTM
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Pasar smartphone di Indonesia tumbuh sangat signifikan, saat ini tercatat penggunanya telah mencapai 300 juta pengguna.

Namun besarnya pengguna smartphone di tanah air ini tidak diimbangi dengan jumlah pembayaran mobilenya.

Jika dibandingkan dengan negara lain yang mirip dengan Indonesia seperti Tiongkok dan India, sistem pembayaran mobile mereka cukup tinggi, bahkan Thailand yang hanya memiliki Produk Domestik Bruto (PDB) setengah dari Indonesia, namun pembayaran moblie mereka tumbuh 32,9%.

CEO Dimo Pay Indonesia Brata Rafly mengungkapkan belum berkembangnya  pembayaran mobile di Indonesia dikarenakan masih bersifat ekslusif, dalam artian dibuat hanya untuk satu penggunaan.

“Misalnya pembayaran mobile bank tertentu, pembayaran khusus untuk satu operator tertentu atau merchant khusus yang semuanya menggunakan teknologi NFC (near field communications). Sehingga semua itu menjadi  tidak efektif dan menjadi menumpuk karena masing-masing memiliki metode khusus,” ujar Brata, belum lama ini.   

Hal inilah yang mendasari Dimo Pay Indonesia sebagai perusahaan fintech untuk menghadirkan solusi pembayaran yang aman, mudah, dan praktis untuk mengedukasi pengguna smartphone melakukan aktivitas transaksi tanpa menggunakan uang. Dimo Pay menyediakan pembayaran dengan teknologi PayByQR.

Transaksi melalui PayByQR merupakan pembayaran berbasis mobile yang memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan mudah, caranya cukup memindai kode QR yang ada di nota pembayaran di smartphone.Beberapa di antara aplikasi yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran berbasis teknologi PayByQR di antaranya adalah Doku, Uangku, UnikQu, dan berbagai aplikasi lainnya.

”Hadirnya teknologi PayByQR Dimo sebagai solusi transaksi pembayaran yang praktis. Sehingga memudahkan masyarakat yang ingin berbelanja tanpa perlu lagi membawa uang tunai, cukup memindai barcode saja,” kata VP Marketing Dimo Nurfadilah Dila.

Hingga saat ini, Dimo  sudah bermitra dengan 4000 merchant yang tersebar diseluruh Indonesia.Dan Dimo Pay tak  hanya bermitra dengan merchant besar tetapi juga dengan pedagang kaki lima dan UKM lainnya.

Teknologi PayByQR yang ditawarkan DIMO terdiri dari QR for EDC, QR Store, QR Sticker, Pay in App & QR Commerce, QR Cashier dan QR for Vending Machine. Semua layanan memiliki kemudahan yang sama dalam melakukan transaksi dan pembayaran. Kedepannya, DIMO juga mulai banyak melakukan kerjasama dengan perusahaan di beberapa bidang, seperti hotel, bioskop, hingga transportasi.(tp)

Telkom Smart City
Artikel Terkait
telkom solution travel
More Stories
telkom smart city
telkom sigma
telkom DBS / liputan khusus
telkom solution travel